Teraskata.com

Membangun Indonesia

Pemkot Palopo Gencarkan Program Pencegahan Stunting untuk Wujudkan Generasi Sehat

admin | admin admin
Kolase Foto: Wali Kota Palopo Naili Trisal dan Kepala DPPKB Palopo, Samsil

TERASKATA.Com, Palopo – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo terus menggalakkan berbagai program pencegahan stunting sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sekaligus menekan angka stunting di daerah tersebut.

Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemkot Palopo menitikberatkan intervensi pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Program ini melibatkan Dinas Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), dan pemerintah kecamatan hingga kelurahan.

Wali Kota Palopo menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara terpadu dan berkelanjutan. Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, tetapi juga menyangkut sanitasi lingkungan, pola asuh, serta akses layanan kesehatan yang memadai.

“Pencegahan stunting harus dilakukan secara menyeluruh. Peran orang tua, kader posyandu, tenaga kesehatan, hingga perangkat kelurahan sangat penting dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal,” ujar Naili.

Sejumlah langkah konkret terus dilakukan, di antaranya penguatan layanan posyandu, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil, pemantauan rutin status gizi anak, serta edukasi gizi dan kesehatan reproduksi kepada masyarakat.

Selain itu, Pemkot Palopo juga mendorong peningkatan akses air bersih dan sanitasi layak sebagai bagian dari intervensi sensitif pencegahan stunting.

Kepala Dinas PPKB Kota Palopo, Samsil menyampaikan pihaknya secara rutin melakukan pendataan dan pemetaan wilayah rawan stunting agar program intervensi dapat lebih tepat sasaran.

Ia juga menekankan pentingnya peran kader kesehatan di tingkat kelurahan sebagai ujung tombak pendampingan keluarga berisiko stunting.

Pemkot Palopo berharap melalui penguatan komitmen bersama dan partisipasi aktif masyarakat, angka stunting di kota tersebut dapat terus ditekan.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung target nasional percepatan penurunan stunting demi mewujudkan generasi Palopo yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini