Sekda Palopo Lepas Kontingen NPCI Ikuti Pekan Paralympic Provinsi Sulsel ke-5 di Makassar
TERASKATA.COM, Palopo – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palopo, Drs H Firmanza DP SH MSi mewakili Wali Kota Palopo menghadiri acara pelepasan kontingen atlet disabilitas Kota Palopo yang tergabung dalam organisasi National Paralympic Commute Indonesia (NPCI) di ruang rapat Bappeda, Jumat (02/11/22).
Pada kesempatan tersebut, Firmanza melepas kontingen NPCI Palopo secara simbolis dengan menyerahkan bendera Kota Palopo untuk mengikuti Pekan Paralympic Provinsi Sulsel ke-5 di Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Firmanza mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana sehingga acara pemberangkatan kontingen atlet disabilitas Kota Palopo ini dapat berjalan dengan lancar dan diharapkan mengikuti kegiatan sesuai jadwal sehingga dapat kembali dengan selamat dan memperoleh prestasi.
“Mari kita semua berdoa agar para atlet dapat meraih prestasi yang membanggakan. Kepada para pendamping diharapkan untuk selalu memberikan layanan dan dukungan yang terbaik bagi atlet yang bertanding,” ujar Firmanza.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palopo, Zulkifli ST mengatakan, NPCI sudah beberapa tahun berpisah dengan KONI dan telah berdiri sendiri.
“Jadi pembinaan atlet langsung dari NPCI. Meskipun ada berbagai kendala dalam pelatihan para atlet, namun mereka tetap semangat. Prestasi para atlet disabilitas Kota Palopo tidak kalah dari atlet lain pada umumnya meskipun selama ini tidak terekspos,” ucapnya.
Ia pun berharap, para atlet disabilitas ini tetap mendapat perhatian dari berbagai pihak agar bisa mencapai prestasi yang lebih tinggi.
“Semoga menjadi simbol keberhasilan untuk pembinaan atlet disabilitas di Kota Palopo, kata Zulkifli.
Adapun Ketua NPCI Palopo, Burhan mengatakan, sejak mengikuti Pekan Paralympic Provinsi ini, Palopo selalu berada di urutan ke-4 dan tidak pernah keluar dari 5 besar.
“Palopo akan memberangkatkan 21 orang atlet, 10 orang pendamping official, dan 3 orang penerjemah pada Pekan Paralympic Provinsi kali ini,” katanya.
Ia pun mengaku awalnya pihaknya telah berputus asa tidak bisa mengikuti Pekan Paralympic Provinsi ini.
“Berkat Kadispora kami dapat mewakili Kiota Palopo. Para atlet latihan hanya bermodal semangat dengan minimnya tempat latihan, namun tetap bertekad untuk menjadi juara,” tegas Burhan.(adv/lia)





Tinggalkan Balasan