Genjot Layanan KB MOW, Tekan AKI dan AKB
TERASKATA.Com, Palopo – Stunting terjadi bukan hanya karena kekurangan gizi kronis, namun juga karena terbatasnya pemahaman tentang pengasuhan yang dilakukan sejak anak berada dalam kandungan.
Sayangnya, masih banyak kehamilan berisiko 4T (terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak, terlalu dekat jarak kelahiran) terjadi pada pasangan usia subur (PUS) yang sangat membahayakan jiwa ibu maupun bayi.
Inilah yang diupayakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Palopo, untuk mendampingi keluarga, khususnya PUS dalam merencanakan dan mengatur kehamilan serta jumlah anak yang ideal.
Untuk itu, Dinas PPKB gerak cepat jemput bola memberikan pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang MOW atau tubektomi bagi PUS.
Menurut Kepala Dinas PPKB, Samsil, KB MOW atau Medis Operatif Wanita merupakan salah satu cara kontrasepsi jangka panjang yang dapat mencegah Kehamilan tidak diinginkan bagi PUS yang sudah tidak ingin memiliki anak lagi.
”Sebelum akseptor dilayani dilakukan screening ketat. Pemeriksaan medis sedemikian rigid. Ketika ditemukan calon akseptor tidak memenuhi syarat untuk dilayani, akseptor tersebut tidak akan dilayani dan disarankan untuk ber-KB dengan metode lain,” ungkapknya.
Selain kuantitas yang terus ditingkatkan, Dinas PPKB sesuai arahan BKKBN, juga berupaya menjaga kualitas pelayanan. Harapannya, seluruh warga Kota Palopo yang ingin ber-KB bisa mendapatkan akses yang mudah dan bisa dilayani dengan baik.
Ditambahkan Samsil, pelayanan KB MOW juga sebagai upaya Pemerintah Kota Palopo menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
”Kita sangat berharap tidak muncul kehamilan yang tidak diinginkan yang akan menjadi pencetus stunting,” ujarnya.
Samsil menegaskan Wali Kota Palopo mendukung kuat upaya percepatan penurunan stunting di wilayahnya.
”Bapak Wali Kota sangat concern dalam percepatan penurunan stunting. Pak Walikota Menargetkan hingga tahun ini tidak ada lagi kasus stunting di Kota Palopo,” tandasnya. (*)





Tinggalkan Balasan