Wali Kota dan Forkopimda Palopo Ikut Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah, Ini Pesan Mendagri
TERASKATA.COM, Palopo – Wali Kota Palopo, Drs HM Judas Amir MH bersama Forkopimda dan jajaran Pemkot Palopo mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah oleh Kementerian Dalam Negeri secara virtual Hybrid di ruang kerja Wali Kota, Senin (28/11/22).
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Prof Drs H Muhammad Tito Karnavian MA PhD mengatakan, Provinsi yang inflasinya terendah yaitu Sulawesi Utara 4,65% dan Kabupaten Blitung 4,92%. Sementara Provinsi Jambi 7,17% termasuk inflasinya tinggi.
“Kepada Kepala Daerah yang inflasinya di atas nasional sistem di Kemendagri untuk perizinan keluar negeri, pasti ditolak, dan untuk penentuan pejabat Provinsi yang bagus dalam pengendalian inflasi, maka usulan gubernur untuk diakomodir,” ujar Tito.
Sementara Kepala Deputi Bidang Statistik dan Distributor Jasa, Setianto menyampaikan perkembangan harga 20 komoditas pangan pada November 2022.
“Tren kenaikan inflasi didorong naiknya permintaan konsumsi momen Ramadan dan idulfitri. Permintaan komsumsi momen natal dan tahun baru serta dampak kenaikan harga BBM. Fluktuasi harga yang terjadi di luar ketiga moment tersebut lebih terganggunya pasokan baik di hulu (sisi produsen), perantara (pedagang besar, distributor) maupun dihilir (spekulasi pada tingkat eceran),” jelasnya.
Potensi perkembangan harga Pada bulan November 2022. Potensi inflasi terus membesar sejak minggu pertama hingga minggu keempat bulan November.
“Perkembangan harga di semua Kabupaten/Kota menunjukkan jumlah Kabupaten/Kota yang berpotensi mengalami inflasi dalam bulan November terus bertambah,” ujarnya.
Potensi inflasi di bulan November disumbang oleh jumlah wilayah yang berpotensi inflasi dibanding yang berpotensi deflasi dan stabil.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Palopo, Forkopimda, Sekertaris Daerah Kota Palopo, serta tamu undangan lainnya.(adv/lia)





Tinggalkan Balasan